• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
   

Domba Komposit Sumatera

Domba unggul hasil persilangan antara Domba Lokal Sumatera, Domba St. Croix (Virgin Islands) dan D...

Inseminasi Buatan (IB) tepat waktu pada kerbau

INSEMINASI BUATAN (IB) TEPAT WAKTU PADA KERBAU   IB tepat waktu pada ternak kerbau memudahk...

Aksapon SR: Penekan Emisi Gas Metan

Aksapon SR: Penekan Emisi Gas Metan Aksapon SR adalah suatu produk olahan dari buah lerak (Sapind...

Commin Block

C O M M I N   B L O K Keuntungan: Menjamin ketersediaan unsur mineral yang dibutuhkan ternak ...

Ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian)

Pemeliharaan ayam kampung pada umumnya masih dilakukan secara ekstensif tradisional atau secara di...

Modular BSL 3 Laboratory Facilities at BBalitvet

The Modular BSL-3 Laboratory at Balai Besar Penelitian Veteriner (BBalitvet) located on Jl. R.E. M...

Biovet

Biovet mengandung mikroorganisme menguntungkan Bacillus spp, yang diisolasi dari sistem pencernaan...

Bank pakan pada kandang kelompok sapi potong

BANK PAKAN PADA KANDANG KELOMPOK  SAPI POTONG Tempat penyediaan pakan sistem stok Peternak dap...

RhinoVet

Vaksin inaktif untuk pengendalian penyakit Infectious Bovine Rhinotracheitis (IBR) pada Sapi.IBR m...

Kambing Unggul Boerka

Kambing Unggul Boerka : Hasil Persilangan Boer dengan Kacang , Loka Penelitian Kambing Potong Sei ...

Itik EPMp

Itik EPMp adalah persilangan dari tiga galur Entok, Peking dan Mojosari putih itik ini merupakan i...

Bioplus

BIOPLUS Bioplus merupakan probiotik unggul yang mampumeningkatkan produktivitas ternak Bioplus...

Biokompleks Zink

Biokompleks zink dibuat dari zink (Zn) anorganik dengan media ekstrak bungkil jagung dan inokulan ...

Kelinci

Prospek dan peluang Penghasil daging, Kulit Bulu, Hias Hewan Percobaan dan Pupuk organik   ...

Kandang Kelompok Model Grati

Kandang Kelompok ”Model Grati” merupakan model perkandangan yang dirancang dengan memperhatikan ...

ITIK PMp : Bibit Itik Pedaging Unggulan Lokal

  Permintaan terhadap daging itik yang terus meningkat selama ini menunjukkan makin terbukanya p...

Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak

Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak - Pelepah kelapa sawit sebagai sumber serat un...

Domba Komposit Garut

Domba unggul hasil persilangan antara Domba Lokal Garut, Domba St. Croix (Virgin Islands) dan Domb...

Indigofera spicata

Indigofera spicata: Tanaman Pakan Ternak Toleran Kekeringan dengan kandungan  Protein Tinggi Pene...

Closvak Multi

CLOSVAK MULTI Pengendalian Penyakit Enterotoksimia Vaksin Closvak Multi merupakan  vaksin inaktif...

Pengobatan Skabies dengan Daun Gamal pada kambing dan domba

SKABIEES Skabies adalah penyakit kulit menular yang  disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei ata...

E. Coli Polivalen

VAKSIN  E. COLI POLIVALENDikembangkan dalam bentuk inaktif dari sel bakteri enterotoksigenik  E. c...


  • Domba Komposit Sumatera


  • Inseminasi Buatan (IB) tepat waktu pada kerbau


  • Aksapon SR: Penekan Emisi Gas Metan


  • Commin Block


  • Ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian)


  • Modular BSL 3 Laboratory Facilities at BBalitvet


  • Biovet


  • Bank pakan pada kandang kelompok sapi potong


  • RhinoVet


  • Kambing Unggul Boerka


  • Itik EPMp


  • Bioplus


  • Biokompleks Zink


  • Kelinci


  • Kandang Kelompok Model Grati


  • ITIK PMp : Bibit Itik Pedaging Unggulan Lokal


  • Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak


  • Domba Komposit Garut


  • Indigofera spicata


  • Closvak Multi


  • Pengobatan Skabies dengan Daun Gamal pada kambing dan domba


  • E. Coli Polivalen


2012-05-07Peneliti Madya
Ir. Simon Elieser, M.Si. mendapatkan gelar sarjana peternakan dari fakultas peternakan Universitas gajah Mada pada tahun 1985. Pendidikan S2 (jurusan Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan ditempuh pada Intitut Pertanian Bogor dan selesai pada tahun 1999. Yang bersangkutan sekarang ini sedang mengikuti pendidikan S3 di Institut Pertanian Bogor. Pada tahun 2002 yang bersangkutan menjabat sebagai Pemimpin Bagian proyek Penelitian dan Pengembangan Kambing Potong Sungei Putih. Sebelum j
2012-04-17Peneliti Muda
Rantan Krisnan adalah Peneliti Muda di Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih. Selain aktif sebagai koordinator program dan rencana teknis (2009-2011), ia juga aktif dalam penelitian-penelitian yang sesuai dengan bidang
2012-04-19Peneliti Madya
Mulai bekerja di Sub Balai Penelitian Ternak Sei Putih TMT 1 Maret 1992 sebagai staf peneliti. Saat ini menduduki jabatan sebagai Peneliti Muda Golongan IIId bidang pakan dan nutrisi ternak, utamanya hijauan.
  • 0
  • 1
  • 2
prev
next

SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI PETERNAKAN DAN VETERINER 2014

Malang, 12 - 14 Agustus 2014 (Selasa - Kamis)

Tema:

Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Bioindustri Peternakan dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional
Batas Akhir:
Penerimaan makalah lengkap: 30 Mei 2014
Pemberitahuan hasil seleksi makalah:
04 Juli 2014
Penerimaan hasil perbaikan makalah: 18 Juli 2014
Pendaftaran peserta: 30 Juli 2014

Biaya Pendaftaran Seminar:
- Swasta:
Rp. 500.000,-
- PNS
Rp. 400.000,-


Informasi lebih lanjut dan pendaftaran hubungi:
PANITIA SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI PETERNAKAN DAN VETERINER 2013

Nama:
Linda Yunia, SE
Alamat: Puslitbangnak
Jl. Raya Pajajaran Kav. E-59 Bogor
Telepon/HP:
(0251) 8322185; 0817 481 4781
Fax. (0251) 8380588
E-mail:
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

  • Pendahuluan

  • Tujuan

  • Waktu & Tempat

  • Materi

  • Pembicara Undangan

  • Publikasi

  • Penulisan Makalah

PENDAHULUAN

Pangan asal ternak merupakan salah satu jenis pangan yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas. Mengingat keragaman sumber daya genetik ternak yang dimiliki dan sumber daya alam yang besar serta didukung oleh sumber daya manusia yang banyak, Indonesia diyakini mampu mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan nasional. Hingga saat ini, beberapa produk ternak yang dibutuhkan di dalam negeri sebagian besar masih harus diimpor dari luar negeri. Menjadi tugas pemerintah bersama masyarakat untuk dapat meningkatkan produktivitas ternak dalam negeri, sehingga kebergantungan produk ternak dari luar negeri dapat diturunkan menuju kemandirian pangan nasional. Kondisi dimana negara mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negerinya tanpa tergantung aktivitas impor.

Sasaran kemandirian pangan tahun 2020 yang telah ditetapkan pemerintah yang diupayakan dicapai dengan menerapkan Strategi Induk Pembangunan Pertanian Indonesia tahun 2013-2045 dengan cara membangun pertanian-bioindustri berkelanjutan memerlukan inovasi dan teknologi. Penelitian mengenai bioindustri peternakan berkelanjutan telah dan sedang dilakukan oleh berbagai lembaga litbang untuk selalu memperoleh inovasi teknologi yang membuat setiap proses di dalam bioindustri dapat lebih produktif, efisien dan menguntungkan. Ketersediaan dan kemajuan teknologi peternakan dan veteriner merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional asal ternak.

Inovasi teknologi baru bermanfaat apabila dapat diterapkan oleh user atau stakeholder yang membutuhkan. Akselerasi proses sosialisasi dan desiminasi teknologi hasil-hasil penelitian diperlukan strategi antara lain menjalin kerjasama yang sinergi antara komponen pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian pemerintah maupun swasta dan stakeholder untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional. Sehubungan dengan hal itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan bermaksud menyelenggarakan Seminar Naisonal dan Veteriner dengan tema “Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Mendukung Bioindustri Peternakan dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional”. Seminar Nasional ini diharapkan dapat menjadi forum pertemuan antara ilmuwan, peneliti, penentu kebijakan dan pengguna hasil-hasil penelitian dimana proses diseminasi IPTEK peternakan dan veteriner terbaru yang telah dihasilkan, pertukaran informasi, komunikasi dan kerjasama antar peneliti dari berbagai lembaga penelitian maupun para pengguna dapat terjadi.

TUJUAN

  1. Menghimpun informasi inovasi teknologi peternakan dan veteriner untuk menunjang kebijakan pengembangan agribisnis peternakan
  2. Menyediakan forum pertukaran informasi ilmiah teknologi peternakan dan veteriner terbaru sekaligus sarana sosialisasi hasil-hasil penelitian di bidang peternakan dan veteriner
  3. Meningkatkan jejaring informasi ilmiah antara lembaga penelitian, perguruan tinggi, praktisi peternakan serta pengguna jasa hasil penelitian peternakan dan veteriner.

WAKTU DAN TEMPAT

Seminar akan diselenggarakan pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 3 – 5 September 2013 dan kunjungan lapang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 4 - 5 September 2013 bertempat di Medan.

MATERI

Materi seminar terdiri atas makalah undangan dan penunjang. Makalah undangan akan disampaikan oleh pakar peternakan, veteriner dan praktisi dalam usaha peternakan dari dalam dan luar negeri. Makalah penunjang berisi hasil-hasil penelitian terkait dengan tema seminar akan disajikan dalam sidang kelompok

Materi seminar meliputi komponen teknologi bagi pembangunan peternakan dan veteriner mendukung bioindustri peternakan dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

PEMBICARA UNDANGAN (TENTATIF)

  1. Keynote Speaker: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  2. The Impact of Animal Diseases on Livestock Industries in US (FAZD center)

PUBLIKASI

Makalah undangan dan makalah penunjang yang diterima dan telah diperbaiki sesuai saran tim penyunting akan diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional. Makalah yang terpilih akan diterbitkan pada Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner (JITV)

KETENTUAN PENULISAN MAKALAH

  1. Makalah dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.
  2. Belum pernah dipublikasikan dan merupakan hasil penelitian dan pengembangan dalam bidang peternakan dan veteriner.
  3. Penulisan makalah ilmiah primer mengikuti kaidah umum karya ilmiah yang terdiri atas:
      • Judul (huruf kapital)
      • Nama penulis dan alamat instansi
      • Abstrak (Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia)
      • Pendahuluan yang berisi latar belakang dan tujuan
      • Materi dan Metode
      • Hasil dan Pembahasan
      • Kesimpulan
      • Daftar Pustaka
  4. Panjang tulisan maksimum 10 halaman termasuk tabel, grafik dan gambar; ukuran kertas A4 (dengan batas kiri 3 cm, kanan 2,5 cm, atas dan bawah 2,5 cm); jenis huruf Times New Roman ukuran 12; jarak 1,5 spasi (kecuali Abstrak dan Daftar Pustaka 1 spasi).
  5. Makalah lengkap diserahkan ke panitia paling lambat 26 April 2013 dikirim melalui e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya .
  6. File elektronik makalah agar menggunakan program MS-Word.

+++ PANDUAN PENGGUNAAN PROGRAM PERHITUNGAN PORMULASI RANSUM: file download +++



Home | Hubungi Kami | Forum | Site Map | Tim Redakasi
(c) Copyright 2009 - 2011 Puslitbangnak
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Phone. +62 251 8322183, +62 251 8328383
e-Mail: medpub@litbang.deptan.go.id - puslitbangpeternakan@gmail.com

               





www.litbang.deptan.go.id